Lebih berdasarkan 100 Jamaah Umrah India Terlantar pada Madinah

Lebih dari 100 jamaah umrah menurut daerah Marathawada, India terjebak di Madinah. Menurut jadwal, jamaah umrah tadi balik ke Tanah Air dari Jeddah dalam Ahad (4/11). Peristiwa itu diduga karena salah komunikasi antara 2 operator partikelir yg menyebabkan pembatalan tiket.

Dilansir di Mumbai Mirror dalam Senin (5/11), sebesar 102 jamaah umrah berdasarkan Solapur, Latur, Beed, wilayah Osamanabad melakukan perjalanan ke Makkah & Madinah berdasarkan Mumbai pada bulan lalu. Mereka sudah mengantongi tiket pulang ke Mumbai memakai maskapai penerbangan Oman Air dengan rute Jeddah-Muscat-Mumbai. Tetapi, jamaah umrah tadi terjebak pada sebuah hotel di Madinah, tanpa pengaturan yang tepat.

Salah satu jamaah, Shaikh Qayyum menyalahkan operator tur Aseel Tours and Travels atas kekacauan itu. Dia menyampaikan Aseel Tours and Travel mengambil 45 ribu rupee (sekitar Rp 9 juta) dari 50 ribu rupee (lebih kurang 10 juta) milik masing-masing jamaah buat pengaturan ibadah yg kacau.

Qayyum mengatakan, operator tersebut nir menyediakan akomodasi atau kuliner yg layak bagi jamaah. Padahal, jamaah didominasi orang tua. Dia sempat khawatir kehabisan uang selama pada Tanah Suci. Sebab, semua pengeluaran menggunakan uang pribadi masing-masing jamaah.

Qayyum menceritakan, operator tur menyampaikan pada jamaah, mereka melakukan bepergian menggunakan penerbangan eksklusif Mumbai-Jeddah. Tetapi, pada 19 Oktober jamaah diangkut menggunakan perusahaan penerbangan Ethiopian ke Addis Ababadi, transit 10 jam, baru menuju Jeddah.

Dia dan jamaah lainnya tinggal di Makkah selama tujuh hari, di hotel Tamim Hijaz. Kemudian, jamaah tiba pada Madinah enam hari lalu. Mereka dijadwalkan pulang pada Ahad menggunakan Oman Air.

Namun, waktu jamaah menghubungi Oman Air, perusahaan itu berkata tidak memiliki pemesanan buat memulangkan jamaah umrah murah jakarta. Padahal, visa jamaah akan berakhir dalam 8 November. “Kami benar-sahih khawatir bagaimana kami akan keluar menurut sini, (Tanah Suci)” istilah Qayyum.

Dia menyampaikan jamaah telah mengajukan pengaduan ke konsulat India di Oman. Namun, belum terdapat liputan lanjutan dari Konsulat India pada Oman. Di berharap Konsulat mampu memberi jalan keluar atas kasus itu. Sebab, Aseel Tours & Travels nir menanggapi komunikasi berdasarkan jamaah umrah.

Salah satu direktur Aseel Tours and Travels Mir Irshad Ali menyampaikan permintaan maaf atas insiden yg menimpa jamaah umrah. Dia segera mengirim petugas buat mengatasi masalah itu. “Lantaran konkurensi pembayaran, agen kami tidak mengonfirmasi tiket kembali buat 4 November, (akhirnya) menciptakan kasus ini,” ujar beliau.

Ali mengaku telah mengurus perkara itu dan menjadwalkan penerbangan pada 6 & 7 November. Dia pula menyampaikan, perusahaan telah meminta hotel memperpanjang masa tinggal jamaah umrah tadi. Terkait masalah kuliner, Ali mengatakan jamaah India nir terbiasa dengan makanan di wilayah Makkah-Madinah. Lantaran itu, operator tur wajib menciptakan pengaturan terpisah buat makanan jamaah. “Kami secara rutin melakukan pengaturan ini, tetapi saya nir memahami apa yang keliru kali ini,” istilah Ali.

Terkait pengeluaran konsumsi, Ali memastikan perusahaan akan mengubah seluruh pengeluaran jamaah waktu hingga di Mumbai

Kemenag Bahas Pembentukan Satgas Umrah dalam Nota Kesepakatan

Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) akan menciptakan satuan tugas penanganan perkara penyelenggaraan umrah (Satgas Umrah). Nota kesepahaman pembentukan satgas ini dibahas beserta lintas kementerian dan forum.

 

Direktur Bina Umrah & Haji Khusus, Arfu Hatim, menyampaikan nota kesepahaman ini akan melibatkan Kementerian Perdagangan, Pariwisata, Luar Negeri, Hukum & HAM, dan Kementerian Kominfo. Selain itu akan dilibatkan pula pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PPATK, dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional.

 

“Ada sejumlah problem yg timbul pada Penyelenggaraan ibadah umrah pada Indonesia. Untuk itu diperlukan koordinasi & konsolidasi menurut para pihak buat pencegahan dan penanganannya,” ujar Arfi dalam kabar tertulis yang didapat , Senin (5/11).

 

Nota kesepahaman ini dibutuhkan buat meningkatkan komitmen & koordinasi pada melakukan penanganan perkara umrah. Harapannya, penanganan masalah mampu lebih terintegrasi & sistematis sehingga potensi pertarungan mampu diminimalisir. Beberapa gosip yg ada pada pembahasan adalah terkait disparitas Satgas Umrah Travel Wisata Halal ini menggunakan Satgas Waspada Investasi (SWI). Untuk itu, Arfi menjelaskan bahwa nota kesepahaman ini bersifat spesifik menyangkut persoalan penyelengaraan umrah.

 

“Nota kesepahaman ini bersifat spesifik, dibuat buat lebih penekanan dalam penanganan perkara umrah. Kalau SWI lebih generik, menyangkut majemuk bentuk penghimpunan dana warga  & investasi,” ujarnya.

 

Diharapkan pula menggunakan adanya nota kesepahaman sanggup dilakukan deteksi dini terkait kegiatan investasi pada pengelolaan dana umrah yang dihimpun berdasarkan warga . Faktanya, di antara duduk perkara yang ada adalah aktivitas Non PPIU yg melakukan penggalangan dana umrah. “Nota konvensi ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Agama dengan K/L (Kementerian/Lembaga, Red) terkait,” tuturnya.

 

Upaya Kemenag diapresiasi Rizal dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). Menurutnya, upaya Kemenag perlu didukung pada rangka mengefektifkan koordinasi & sinergi lintas kementerian/forum dalam penanganan perseteruan umrah. “Saya melihat, nota kesepahaman ini mengusung semangat buat meminimalisir kasus umrah yang mengganggu warga ,” ujarnya.

 

Usulan lain yg berkembang dalam pembahasan ini merupakan kemungkinan buat melibatkan Mahkamah Agung (MA) dan Kejaksaan. Akan hal ini, Kasi Pengawasan Umrah, Ali Makhzumi, menyampaikan nota kesepahaman ini diorientasikan deteksi dini & pencegahan problem umrah. Adapun MA & Kejaksaan pada aspek penegakkan hukum.

 

“Ruang lingkup nota kesepahaman ini adalah pencegahan & penanganan masalah umrah,” ujar Ali. Meski demikian, masukan yg ada akan dipertimbangkan pada pembahasan dan pemugaran berikutnya.

4 Lokasi Wisata Kuliner Mie Ayam di Jakarta yang Wajib Dicoba

Selain bakso, mie ayam mampu dikatakan menjadi salah  satu masakan favorit pada kalangan warga  dan hidangan yg selalu dicari oleh banyak orang selain nasi goreng.  Apalagi menu ini sanggup ditemukan dengan gampang, terutama di Kota Jakarta mula dari kaki 5 hingga restoran. Berbagai varian dan tampilan rasa mulai ditawarkan sang setiap warung mie ayam. Untuk engkau  yang menyukai masakan ini, berikut terdapat beberapa mie ayam yang patut buat kamu coba. Diantaranya merupakan:

 

  1. Mi Ayam Cikini

 

Sesuai dengan namanya, mie ayam ini berlokasi di Jalan Raden Saleh tepatnya pada depan Rumah Sakit Cikini, Jakarta Pusat. Di kedai ini disajikan dua menu mie ayam yg menggugah kesukaan yaitu mie ayam kuah yang berisikan pangsit panaskan dan potongan ayam dan mie ayam yamin yg mengunakan kecap anggun dan kuah menurut potongan ayam sehingga warnanya cenderung lebih coklat. Untuk satu porsi mie ayam Cikini dibanderol mulai dari Rp. 10.000 per porsinya. Harga yang cukup murah bukan? Tak heran bila poly para pelanggannya mulai menurut karyawan sampai mahasiswa berdatangan ke kedai ini.

 

  1. Mi Gerus Pulomas

 

Nah mie ayam satu ini nampaknya sangat cocok untuk kamu yg menyukai kuliner pedas, namanya Mie Gerus Pulomas. Dalam satu porsi mie ayam ini dibubuhi menggunakan puluhan cabe rawit yg digerus dan ditumbuk yg lalu dicampurkan menggunakan bumbu mie ayam tersebut. Untuk level kepedasannya, engkau  bisa meminta sedikit tingkatan kepedasannya. Dalam satu porsi mie ayam berisikan mie ayam yang ditambahkan dengan topping pangsit panaskan dan pangsit goreng. Kedai mie ayam ini terletak di antara Sekolah Don Bosco Pulomas & Sekolah Dasar Negeri 09 Pagi Pulomas, Jakarta Timur. Setiap harinya mie ayam ini selalu ramai dikunjungi mulai dari orang tua murid hingga karyawan. Untuk menikmati satu porsi mie ayam gerus ini, engkau  cukup merogoh kocek sebesar Rp. 12.000/porsinya.

 

 

 

  1. Bakmi Jhon Sampit Melawai

 

Bakmi Jhon Sampit melawai relatif populer pada kalangan pecinta mie ayam, karena bakmi disini memiliki karakteristik spesial   yg cukup unik yaitu menggunakan jamur merang menjadi toppingnya. Tetapi untuk mie nya menggunakan mie siap gunakan yg dipasok menurut pusatnya. Soal bumbu, Bakmi Jhon meracik sendiri cincangan daging ayam dengan bawang putih & garam. Sedangkan buat bumbu mi-nya sederhana. Kalau buat pada mi-nya hanya pakai kecap ikan sebagai pengganti garam & minyak sayur. Selanjutnya mi yang telah matang tinggal diaduk bumbu sampai merata. Untuk porsinya terdapat dua ukuran yaitu ukuran biasa dan berukuran jumbo, yg dimana setiap porsinya tersaji menggunakan pangsit goreng mini   yang melimpah. Setiap harinya, kedai bakmi ini selalu ramai dikunjungi oleh pelanggannya apalagi jika jam makan siang tiba. Untuk satu porsi Bakmi Ayam Jhon ini dibanderol mulai menurut Rp. 15 ribu sampai Rp. 34 ribu.

  1. Mie Ayam Jamur Mahmud

Mie ayam legendaris ini berasal dari medan dan telah menjadi ikon kuliner di medan, akan membuka cabang di beberapa titik di Jakarta dan akan menghiasi wisata kuliner Jakarta

Dengan menu andalan mie aj special dan mie pa dan banyak lagi menu menu yang lain, dan akan menjadi mie ayam legendaris Jakarta juga

Jamaah Penderita Diabetes Disarankan Selalu Lakukan Ini

Para profesional kesehatan merekomendasikan supaya penderita diabetes yg berencana buat melakukan haji dan Umroh Murah Jakarta buat selalu memantau glukosa darah. Penderita diminta mempertahankan kadar glukosa dalam keadaan normal.

Para pengidap diabetes nir boleh lupa minum obat mereka sinkron menggunakan anjuran dokter. Agar kebugaran permanen terjaga, praktisi kesehatan menekankan pentingnya diet, olahraga dan pengobatan, baik tablet atau insulin.

“Mempertahankan kadar gula darah normal, akan memungkinkan jamaah diabetes melakukan haji tanpa membahayakan kesehatannya,” ucapnya dilansir Arab News, Rabu (30/8).

Selain itu, setiap pasien diabetes yang melakukan haji juga wajib membawa kartu identitas atau menggunakan gelang peringatan medis. Profil kesehatan mereka wajib tertera di dalamnya.

Dalam profil kesehatan sine qua non data nama penyakit, nama perawatan, obat & dosisnya secara lengkap. Kartu identitas yg memadai wajib memuat liputan soal riwayat kesehatan, pengobatan & syarat pasien.

Pastikan persediaan obat cukup atau bahkan berlebih buat kebutuhan selama bepergian. Pastikan tidak terdapat yang tertinggal agar nir mengganggu ritual beribadah.

Termasuk bagi pasien diabetes yg bergantung pada insulin, wajib mempunyai alat-alat penunjang berpendingin untuk menyimpannya. Agar insulin tidak rusak & terjaga kualitasnya.

5 Cara Membuat Umrah Bersama dengan Anak-Anak Merasa Menyenangkan

 

Siapa yang dalam waktu dekat berencana untuk Umrah dengan anak-anak? Jika jawaban Anda adalah “YA”, itu artinya Anda sangat beruntung. Karena pada kesempatan ini, tim InfoHaji akan memberikan 5 cara untuk membuat umroh dengan anak-anak merasa baik.

Sebelumnya, banyak orang bertanya bahkan berpikir bahwa mengundang anak-anak untuk pergi ke Umrah adalah satu hal yang “sangat menyusahkan”. Alasannya beragam, salah satunya mengkhawatirkan mengganggu ibadah, dll. Apalagi anak-anak dianggap tidak sempat melakukan umrah. Bahkan, mengajak anak-anak untuk bergabung dengan umrah adalah pelajaran berharga.

Hanya saja, Umrah dengan anak perlu persiapan yang tidak sedikit. Jika berhasil, umroh dengan anak akan memiliki dampak positif yang luar biasa. Lalu apa yang harus Anda persiapkan agar umrah dengan anak-anak terasa enak?

Berikut ini adalah kiat-kiat yang diringkas oleh tim InfoHaji, agar Umroh bersama Anak-Anak Merasa Kesenangan:

1. Memilih Jadwal yang Tepat

Agar bisa umrah dengan anak-anak, Anda juga perlu memastikan jadwal umrah. Jangan biarkan udara di sana dingin atau dengan panas yang luar biasa. Anda juga perlu memastikan bahwa Umrah tidak mengganggu aktivitas mereka.

Misalnya, jika mereka tidak pergi ke sekolah, Anda dapat mengundang Umrah di bulan Safar, karena atmosfer di Masjidil Haram lebih sepi dan cuaca di Tanah Suci masih belum mencapai puncaknya.

Tetapi jika mereka telah pergi ke sekolah, Anda dapat mengundang mereka ke Umrah selama liburan sekolah, baik di semester genap maupun semester ganjil. Ini juga bisa membuat mereka tidak ketinggalan pelajaran

2. Siapkan dana

Bagi Anda yang umrah dengan anak-anak, pastikan dana yang Anda bawa sudah mencukupi. Bukan hanya dana untuk umroh travel, tetapi dana disiapkan untuk umroh. Misalnya, dana untuk mengelola paspor, menyuntikkan vaksin, dan membeli peralatan yang akan dibawa ke tanah suci. Untuk peralatan ini, Anda bisa membelinya sesuai dengan ukuran anak. Misalnya, mulai dari sajadah tanggung jawab, hingga kain ihram. Ini juga bisa membuat mereka merasa tidak terdiferensiasi.

3. Persiapkan Fisik

Ingat, Umrah itu seperti sebuah ziarah. Bahkan ada yang mengatakan bahwa umroh adalah ibadah haji kecil. Jadi sangat penting bagi Anda untuk mempersiapkan fisik Anda sebaik mungkin. Meski begitu, anak Anda secara fisik. Jangan sampai masalah fisik membuat Anda gagal menyelesaikan rangkaian ziarah.

Pastikan Anda dan anak Anda mulai berolahraga secara teratur, karena rangkaian Umrah membutuhkan kekuatan fisik.

4. Bawalah mainan favorit Anda

Meski terlihat sederhana, mainan akan membuat mereka damai. Terutama saat liburan. Mereka juga akan lebih kooperatif ketika di perjalanan dan di akomodasi. Mereka juga tidak akan kerepotan meminta untuk pulang hanya karena mereka ingat mainannya.

5. Bawa kereta bayi

Layanan umroh tidak seluruh dan selama ziarah. Namun, ibadah ini membutuhkan kekuatan fisik. Karena itu, Anda disarankan untuk membawa kereta dorong. Ini akan mengurangi frekuensi Anda menggendong seorang anak.

Nah itulah sejumlah tips yang harus Anda pastikan sebelum Anda melakukan umorh ibadah dengan anak tercinta Anda. Segeralah rencanakan mulai sekarang, persiapkan dengan baik, agar ibadah keluarga dan umrah Anda bisa berjalan lancar

Ingin lebih memahami lagi mengapa kita membutuhkan semua ini untuk persiapan haji

Tata cara umroh dan haji lengkap di ajarkan oleh ustad pemandu lengkap hanya di Madinah Indah Wisata Travel. Menyediakan Paket Umroh Murah di Jakarta,

Hanya dengan DP 3 Jt Rupiah Langsung Berangkat

Perawatan 6 Haji Sakit di Solo ditanggung oleh BPJS

Travel Umroh Terbaik Dengan Travel Wisata Halal

Setibanya di negara itu, enam peziarah dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah. Membiayai perawatan mereka telah melalui tanggungan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Enam peziarah yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Dr Moewardi di Solo, sejak selesainya haji pada hari Rabu, 26 September 2018, biaya perawatan pasien melalui BPJS, tetapi PPIH Debarkasi Surakarta terus memantau perkembangan kesehatan mereka. , “kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Komite Pengorganisasian Surakarta Haji (PPIH) Afiliasi Afiliasi Mundzir,

Menurut dia, ziarah yang masih dirawat di negara itu bukan lagi tanggung jawab PPIH, tetapi biaya pengobatan mereka adalah melalui BPJS Kesehatan.

Mereka, kata Afief, juga memantau perkembangan kesehatannya dan jika sembuh ia bisa dipulangkan oleh komite regional.

“Haji yang masih dirawat di RSUD Dr. Moewardi, Solo dirawat hingga sembuh. Mereka adalah tanggung jawab BPJS Kesehatan, tetapi kami tetap memantau perkembangan kesehatan mereka,” katanya.

Ini, lanjut Afief, berbeda dari sembilan haji yang masih dirawat di Arab Saudi. Karena menurutnya, sembilan peziarah akan dirawat sampai mendapat izin dari rumah sakit setempat untuk dikirim pulang dengan penerbangan reguler ke negara tersebut.

“Haji yang masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi, semua biaya pengobatan dan akomodasi kembali ke rumah atau tanah air mereka untuk ditanggung oleh negara. Mereka (haji yang masih dirawat) dapat dikirim pulang jika mereka telah dinyatakan sehat atau memenuhi syarat untuk repatriasi, “kata Afief.

Enam haji dirujuk dan dirawat di Rumah Sakit Dr Moewardi, Solo, yaitu Sunarya Trsina Suarta (54) dari Kabupaten Kebumen, kelompok 17, Dabariyah Dimiyati Kasan (55) Kabupaten Kulon Progo, kloter 29, dan Rochadi MohSabari (69) dari Kota Semarang kelompok 71.

Kemudian, Artati Arsa Pawira (66) dari Kabupaten Cilacap kloter 94 dan Yusup Sururi Abdul Chamid (59) dari Kabupaten Purbalingga kloter 89.