Kemenag Bahas Pembentukan Satgas Umrah dalam Nota Kesepakatan

Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) akan menciptakan satuan tugas penanganan perkara penyelenggaraan umrah (Satgas Umrah). Nota kesepahaman pembentukan satgas ini dibahas beserta lintas kementerian dan forum.

 

Direktur Bina Umrah & Haji Khusus, Arfu Hatim, menyampaikan nota kesepahaman ini akan melibatkan Kementerian Perdagangan, Pariwisata, Luar Negeri, Hukum & HAM, dan Kementerian Kominfo. Selain itu akan dilibatkan pula pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PPATK, dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional.

 

“Ada sejumlah problem yg timbul pada Penyelenggaraan ibadah umrah pada Indonesia. Untuk itu diperlukan koordinasi & konsolidasi menurut para pihak buat pencegahan dan penanganannya,” ujar Arfi dalam kabar tertulis yang didapat , Senin (5/11).

 

Nota kesepahaman ini dibutuhkan buat meningkatkan komitmen & koordinasi pada melakukan penanganan perkara umrah. Harapannya, penanganan masalah mampu lebih terintegrasi & sistematis sehingga potensi pertarungan mampu diminimalisir. Beberapa gosip yg ada pada pembahasan adalah terkait disparitas Satgas Umrah Travel Wisata Halal ini menggunakan Satgas Waspada Investasi (SWI). Untuk itu, Arfi menjelaskan bahwa nota kesepahaman ini bersifat spesifik menyangkut persoalan penyelengaraan umrah.

 

“Nota kesepahaman ini bersifat spesifik, dibuat buat lebih penekanan dalam penanganan perkara umrah. Kalau SWI lebih generik, menyangkut majemuk bentuk penghimpunan dana warga  & investasi,” ujarnya.

 

Diharapkan pula menggunakan adanya nota kesepahaman sanggup dilakukan deteksi dini terkait kegiatan investasi pada pengelolaan dana umrah yang dihimpun berdasarkan warga . Faktanya, di antara duduk perkara yang ada adalah aktivitas Non PPIU yg melakukan penggalangan dana umrah. “Nota konvensi ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Agama dengan K/L (Kementerian/Lembaga, Red) terkait,” tuturnya.

 

Upaya Kemenag diapresiasi Rizal dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). Menurutnya, upaya Kemenag perlu didukung pada rangka mengefektifkan koordinasi & sinergi lintas kementerian/forum dalam penanganan perseteruan umrah. “Saya melihat, nota kesepahaman ini mengusung semangat buat meminimalisir kasus umrah yang mengganggu warga ,” ujarnya.

 

Usulan lain yg berkembang dalam pembahasan ini merupakan kemungkinan buat melibatkan Mahkamah Agung (MA) dan Kejaksaan. Akan hal ini, Kasi Pengawasan Umrah, Ali Makhzumi, menyampaikan nota kesepahaman ini diorientasikan deteksi dini & pencegahan problem umrah. Adapun MA & Kejaksaan pada aspek penegakkan hukum.

 

“Ruang lingkup nota kesepahaman ini adalah pencegahan & penanganan masalah umrah,” ujar Ali. Meski demikian, masukan yg ada akan dipertimbangkan pada pembahasan dan pemugaran berikutnya.

Sama-Sama Sedap, Sebetulnya Lebih Sehat Teh Hijau Atau Teh Hitam?

Teh bisa dibilang sebagai minuman sejuta umat. Selain bisa diminum oleh semua kalangan, teh juga pas untuk diminum kapan pun. Baik di pagi, siang, sore, ataupun malam hari. Menariknya, teh punya beragam varian jenis yang memperkaya pilihannya. Di antaranya adalah teh hijau dan teh hitam. Memang, apa perbedaan teh hijau dan teh hitam? Adakah manfaat khususnya bagi kesehatan?

Bakmi Ayam Legendaris

Apa perbedaan teh hijau dan teh hitam?

Kedua teh ini sama-sama berasal dari daun tanaman Camellia sinensis. Perbedaan teh hijau dan teh hitam yang utama adalah proses pembuatanya. Teh hitam diproses sedemikian rupa melalui fermentasi, sedangkan teh hijau hanya melalui satu kali proses penyaringan. Karena perbedaan dalam pengolahannya, kandungan kedua teh ini pun berbeda.

Teh hijau

minum teh hijau

Teh hijau dikenal sebagai sumber antioksidan polifenol yang kuat, khususnya epigallocatechin-3-gallate (EGCG). Itulah mengapa teh hijau dipercaya punya segudang khasiat baik untuk menunjang kesehatan tubuh.

Khasiatnya mulai dari menghambat perkembangan sel kanker, mengurangi penumpukan plak beta-amyloid di otak pada orang dengan Alzheimer, memberi efek nyaman dan rileks bagi tubuh, hingga bertindak sebagai anti mikroba.

Jika sebelumnya teh hitam disebut melalui proses fermentasi dalam pembuatannya, maka berbeda dengan teh hijau. Itu sebabnya, teh hijau punya warna yang jauh lebih terang daripada teh hitam.

Teh hitam

Sumber: Organic Facts

Tidak kalah dengan teh hijau, teh hitam juga memiliki antioksidan polifenol bernama theaflavin. Senyawa ini terbentuk alami selama proses fermentasi berlangsung dan menyumbang sebanyak tiga sampai enam persen dari seluruh kandungan polifenol dalam teh hitam.

Manfaat yang diberikan pun luar biasa. Polifenol ini mampu menunjang produksi antioksidan alami dalam tubuh; melindungi sel lemak dari kerusakan akibat radikal bebas; menurunkan kadar kolesterol dan gula darah tinggi; serta melindungi fungsi jantung dan pembuluh darah.

Proses pembuatan teh hitam pun terbilang unik, daun teh harus digiling terlebih dahulu sembari terpapar langsung dengan udara guna mengoptimalkan proses fermentasi. Di tahap inilah komponen aktif theaflavin dihasilkan. Serangkaian proses fermentasi inilah yang menyebabkan daun teh berubah warna menjadi cokelat gelap, disertai dengan perubahan rasa.

Teh hitam dan teh hijau ternyata punya manfaat yang sama

Di balik perbedaan teh hijau dan teh hitam, keduanya memiliki beberapa manfaat yang sama, di antaranya:

1. Meningkatkan fungsi otak

Teh mengandung stimulan terkenal yakni kafein yang tentunya juga terdapat dalam teh hitam dan teh hijau. Meski begitu, kandungan kafein dalam teh hijau relatif lebih sedikit daripada teh hitam. Kedua jenis teh ini juga mengandung asam amino L-theanine.

Interaksi antara kafein dan asam amino L-theanine dalam teh menyumbang manfaat menguntungkan, karena bisa membantu meningkatkan kadar hormon dopamin dan serotonin terkait perubahan suasana hati yang lebih baik. Di sisi lain, kafein akan menstimulasi sistem saraf dan L-theanine yang melepaskan neurotransmiter penghambat di otak.

Itu sebabnya, interaksi kedua komponen ini akan berujung pada peningkatan fungsi otak, kewaspadaan, reaksi, sekaligus ingatan jangka panjang.

2. Melindungi jantung

Sudah tidak diragukan lagi, teh hitam dan teh hijau kaya akan antioksidan polifenol. Lebih spesifiknya lagi, keduanya mengandung flavonoid yang merupakan salah satu jenis antioksidan dalam kelompok polifenol, meski dalam jenis yang berbeda.

Namun, jenis flavonoid yang berbeda pada teh hijau dan teh hitam dinilai baik dalam mengurangi risiko penyakit jantung, serangan jantung, serta stroke. Bahkan, teh hijau dan teh hitam juga disebut-sebut mampu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol “jahat” atau LDL.

3. Mendukung fungsi tulang dan gigi

Teh hitam dan teh hijau juga menunjang tulang dan gigi yang sehat berkat kandungan fluoridenya. Hanya saja, teh hitam punya kandungan fluoride yang sedikit lebih banyak daripada teh hijau. Fluoride nantinya berperan untuk mencegah timbulnya lubang pada gigi dengan memperkuat strukturnya.

Jadi, lebih sehat yang mana?

minum minuman panas saat sakit gigi

Meskipun kedua varian teh ini mengandung jenis antioksidan polifenol yang berbeda, manfaatnya bisa dibilang sama-sama baik untuk tubuh. Sedikit perbedaannya hanyalah terletak pada jumlah antioksidan, kandungan kafein, dan asam amino L-theanine.

Anda bisa menyesuaikan sendiri dengan kebutuhan gizi atau kondisi kesehatan Anda. Bila Anda punya penyakit GERD atau refluks asam lambung misalnya, teh hijau bisa jadi pilihan yang lebih baik karena kafeinnya lebih sedikit.

Selebihnya, baik teh hijau maupun teh hitam punya khasiat yang serupa bagi kesehatan tubuh. Bahkan, teh hijau dan teh hitam bisa jadi pilihan yang tepat bila Anda sedang mencari minuman mengandung kafein yang tidak sekuat kopi. Maka itu, tidak ada salahnya untuk menyisipkan secangkir teh hijau atau teh hitam sebagai teman bersantai Anda.

Inilah Manfaat Jambu Efektif Mengobati DBD

Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang menyerang sel-sel tubuh kita, dan kerusakan terberat dalam peristiwa ini adalah sel-sel platelet, karena dinding sel ini adalah yang paling sensitif dan tipis dibandingkan dengan dinding sel darah lainnya.

 

Virus pada umumnya adalah rumpun radikal bebas di sekitar kita, selain polusi yang bekerja lambat dalam proses kerusakan pada dinding sel kita. Kemudian peran antioksidan dalam menangani demam berdarah sangat besar, pasokan ion hidrogen ke sel-sel yang telah kehilangan ion hidrogen tidak berpasangan, menghasilkan atom reaktif yang merusak sel-sel lain menjadi tidak reaktif, kemudian mengembalikan fungsi platelet ke tempat asalnya.

Mie Ayam Jamur

Untuk mengatasi demam berdarah dengue (DBD), jambu biji dapat digunakan untuk mengobati penyakit ini karena memiliki banyak manfaat. Misalnya jus jambu biji untuk DBD.

 

Rasa buah dari Amerika Selatan ini memang sangat menggiurkan. Sayangnya, benih sering mengganggu. Namun, jambu biji mengandung banyak zat bermanfaat.

 

Secara klinis, telah terbukti bahwa buah yang bernama latin psidium guajava mengandung banyak vitamin A, C, mineral dan zat lain yang dibutuhkan tubuh.

 

Secara kimia terbukti bahwa buah, daun dan kulit pohon jambu biji mengandung tannin. Daun jambu biji juga mengandung berbagai asam, seperti asam ursolat, psidiolat, kratogolat, oleonolat, dan guajaverin.

 

Utuh jambu biji atau jambu biji untuk DBD, juga kaya serat yang diketahui dapat membantu mencegah kanker saluran cerna dan mengurangi kolesterol. Kandungan vitamin C dalam buah ini lima kali lebih banyak dari jeruk. Vitamin ini terkonsentrasi pada kulit dan kulit luar yang lunak dan tebal. Kandungan vitamin C dalam jambu biji mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak usia 13-20 tahun yang mencapai 80-100 mg per hari dan orang dewasa yang mencapai 70-75 mg per hari.

 

Jambu biji dan Demam Berdarah

Tidak hanya buah, daun jambu biji juga sering digunakan sebagai tanaman obat. Sekarang, jus daun jambu biji telah dikembangkan sebagai pencegah demam berdarah. Dari hasil penelitian dan pengujian yang dilakukan oleh FK-UI, Fakultas Farmasi Surabaya, dan BPOM, dilaporkan bahwa ekstrak daun jambu biji dapat menghambat virus dengue, penyebab DBD.

 

Meski hanya uji pra-klinis, daun jambu biji juga mampu meningkatkan jumlah trombosit hingga 100 ribu milimeter per kubik tanpa efek samping.

 

Ini tentunya kabar baik untuk pengobatan DBD, mengingat hingga saat ini belum ada obat khusus untuk DBD. Sejauh ini, pola pengobatan untuk penyakit ini hanya mendukung. Oleh karena itu, diharapkan ekstrak daun jambu biji dapat digunakan sebagai obat antiviral untuk demam berdarah.

 

Hasil tes ini akan dilaporkan ke World Health Organization (WHO) untuk uji klinis lebih lanjut. Jika hasilnya positif, ada kemungkinan ekstrak daun jambu biji akan menjadi suplemen dalam mengobati DBD.

 

Jambu biji untuk DBD

Manfaat jambu biji umumnya digunakan untuk mengobati demam berdarah, jamu biji yang dapat Anda buat untuk mengatasi demam berdarah dengue:

 

Ramuan-1

Cuci tiga jambu biji matang dan dimasak. Kemudian, jambu biji yang telah dimasak dalam blender hingga halus, kemudian disaring untuk mendapatkan jus jambu biji untuk DBD.

 

Jus jambu biji diminum 3 kali sehari sampai DBD sembuh. Untuk buah kering, bisa dimakan langsung dengan kulit. Biji buah-buahan tidak boleh dimakan (karena dapat menyebabkan ujung yang mati).

 

Ramuan-2

Cuci dan bersihkan 1 kilogram daun jambu segar, lalu potong kecil-kecil (cincang). Haluskan daun dengan air secukupnya hingga halus, saring dan hinggap agar ekstrak daun terpisah dengan air. Oven mengekstrak daun agar tahan lama.

 

Bagaimana cara menggunakan:

 

Masukkan ekstrak jambu biji ke dalam kapsul, lalu minum 2x sehari, setiap pagi dan sore.

Minum ekstrak daun dengan sirup jambu biji dengan dosis 1 sendok teh untuk 1/2 liter sirup encer. Minum secara teratur hingga sembuh.

Demikian penjelasan tentang manfaat jambu biji dan herbal yang bisa Anda coba untuk mengobati DBD. Semoga Teman Sehat, Bermanfaat!

Perhatian! 7 Gejala Ini Ginjal Anda Telah Terinfeksi

(Tips Sehat Mie Ayam Jamur Medan)

Ginjal adalah salah satu organ vital tubuh yang rentan terhadap berbagai masalah. Salah satunya adalah pielonefritis, yang awalnya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus di kandung kemih. Kondisi ini dapat mempengaruhi ginjal sampai akhirnya menyebabkan infeksi. Oleh karena itu, penting untuk melihat berbagai gejala infeksi ginjal sehingga mereka dapat dideteksi segera sebelum terlambat.

Apa saja gejala infeksi ginjal?
Berikut ini dapat mengindikasikan infeksi virus atau bakteri di ginjal Anda:

1. Sering buang air kecil

Tanda-tanda paling awal yang paling sering dialami oleh orang-orang dengan infeksi ginjal adalah keinginan untuk buang air kecil terus-menerus, menurut Charles Modlin, MD, MBA, seorang ahli urologi di Klinik Cleveland. Ini karena bakteri yang menyebabkan infeksi ginjal dapat melakukan perjalanan ke kandung kemih dan menyebabkan iritasi, yang memicu keinginan untuk buang air kecil meskipun kandung kemih kosong.

2. Ada darah di urin

Munculnya darah dalam urin adalah salah satu gejala infeksi ginjal. Pasalnya, tubuh berusaha melawan bakteri yang menyebabkan infeksi, yang akhirnya memicu sel darah merah keluar melalui urine. Anda juga melihat kondisi ini sebagai darah dalam urin.

3. Nyeri punggung

Ginjal terletak di belakang rongga perut, sehingga mereka cenderung lebih dekat ke belakang. Ginjal yang memiliki infeksi akan membengkak dan menekan punggung bawah. Akibatnya, nyeri punggung muncul sebagai gejala infeksi ginjal.

4. Sakit saat buang air kecil

Bakteri yang menyebabkan infeksi ginjal tidak hanya menggerogoti ginjal dan kandung kemih. Namun, itu memasuki jaringan saraf kandung kemih yang kemudian menyebabkan ketidaknyamanan saat buang air kecil.

5. Urine berawan dan berbau

Tubuh yang mengalami infeksi, memiliki sinyal otomatis untuk menghasilkan banyak sel darah putih untuk melawan bakteri yang menyebabkan infeksi. Nah, warna keruh urin disebabkan oleh peningkatan jumlah sel darah putih di dalam tubuh.

Sedangkan bau tak sedap urine adalah hasil fermentasi bakteri yang menyebabkan infeksi. Namun, Dr. Modlin lebih lanjut menjelaskan bahwa kondisi ini juga dapat terjadi jika Anda mengalami dehidrasi.

6. Demam

Demam sebagai gejala infeksi kandung kemih dipicu oleh peningkatan respon imun. Akibatnya, suhu tubuh akan meningkat. Dalam beberapa kasus, demam bisa disertai dengan munculnya keringat dingin.

7. Ada nanah di urin

Pus di urin disebabkan oleh infeksi berat di kandung kemih. Kondisi ini terjadi karena ada penumpukan sel darah putih dan bakteri yang keluar dengan air seni, kata Dr. Nicole Ali, MD, ahli nefrologi di NYU Langone Health.